Friday, May 8, 2009

Names

Maylisea Montana
Vikcha Modelina
Gyllalela Vomisinchokka
Malika Mantasa
Summera Springa
Billibata Yvonna
Silvanna Marbellebluissa
Zollana Jakenna
Viviana Gageullvoingona
Karana Salanematerra
Famka Tarandossetantana
Ullissa Montessora
Tarana Koellicka

*kumpulan pengkhianat tengik

Tuesday, April 21, 2009

Ogut Ogut Cha Cha Cha

Gue pengen bikin label tempat tisu, namanya Ogut Ogut Cha Cha Cha, disingkat O23C. Kenapa gue kasi nama Ogut? Soalnya gue mau dedikasiin ini buat marmut gue yang jeleknya minta ampun, Ogut Vorkshamgenmiller dan pacar marmutnya yang juga jelek, ChaCha Grastonsyongs. Marmut-marmut gue yang aneh. Gue pengen bikin label tempat tisu karena gua sangat suka jahit tempat tisu. Tempat tisu punya taste yang beda kalo dibandingkan sama sweater dan lainnya. Tisu lebih manis dan gak berminyak. Sudah ah gue mau main sama Ogut ChaCha jelek dulu yaw :D

Jazz is Sucks

Gue diajak Daphne O'Brien buat bikin tattoo.. aiyayaiyai.. agak takut juga gue sih. Gue maunya tattoo gambar mantan gue Alfredo trus dikasi tanduk setan di kepalanya (siapa yang tega menghamili sepupu sendiri kalo bukan setan namanya). Ah tapi little bunny sweety Daphne menyarankan gue untuk bikin tattoo kupu-kupu kawin. Haha,, gokil juga si Daphne!!

Daphne yang udah punya 10 tattoo di tubuhnya, 1 teratai di tengkuk, 1 bintang di balik telinga kiri, 1 bulan di balik telinga kanan, 1 burung kolibri di lengan kiri, 1 Obama di lengan kanan, 1 bendera Amerika di dada kiri, 1 tulisan "I'm a Sinner" di leher kanan, 1 mawar di punggung kiri, 1 tulisan "Fertile Here" di atas selangkangan, 1 flamingo di atas mata kaki kanan. Dia ngajakin gue buat nemenin dia nambah 1 tattoo lagi di Jazz is Sucks Tattoo Artist, Brooklyn. Dia mau nambah tulisan "Henry & Rachael : Ever After" di tangan kiri.

"My mom and dad will celebrate their golden age of marriage, :D"

Okeoke gue kasi tau profil Daphne Marilyn O'Brien :

Lahir di Boston, Massachussetts 27 tahun yang lalu. Anak ke 7 dari 7 bersaudara. Ayahnya bernama Henry O'Brien, seorang dosen matematika statistik di MIT dan Rachael O'Brien, seorang florist di "Blooming Rachael". Kakak-kakak Daphne antara lain Theresa dan Theodora (kembar), Raphael, Meredith, Helen, serta Martin. Mereka punya anjing-anjing doberman yang sangat setia dan beranak-pinak, antara lain Itchy, Felix, Trix, Chalk, Cola, Mole, dan Waltz.

Daphne lulus dari SMA setempat dan memutuskan kuliah di Harvard School of Law. Tapi ia DO gara-gara hamil buah cinta sama pacarnya, Oliver Scout. Ia memutuskan untuk menikah dari pada kuliah. Ia melahirkan Marc, anak semata-wayangnya. Tapi sayang sekali Marc meninggal ketika baru terlahir 3 bulan di bumi karena jantung lemah. Setahun pernikahan Oliver dan Daphne bercerai.

Setelah bercerai Daphne yang dulunya anak baik-baik kini makin menjadi-jadi. Ia bekerja menjadi penari striptease. Tidak kapok hamil di luar nikah ia makin suka gonta-ganti pasangan. Akhirnya ia hamil lagi tanpa tahu dihamili siapa saking banyaknya. Ia memutuskan aborsi. Lalu ia hamil lagi, aborsi lagi. Sampai 4 kali ia begitu hingga suatu hari ia sangat pucat. Diperiksa dokter ia telah exhausted, kelelahan amat sangat. Gue ketemu Daphne pas dirawat di rumah sakit pas gue mau jenguk temen gue Maggy. Ia menangis terus karena dihantui rasa bersalah karena sering aborsi. Gue hibur dia dan gue kasi teh anget. Dia bilang pengen tobat. Pas gue ketemu dia tattoonya emang udah bejibun. Dan parahnya Daphne kecanduan tattoo setelah aborsinya yang ketiga.

Kini Daphne melanjutkan lagi kuliahnya yang sempat terputus di University of New York dan bekerja part time di salah satu law firm. Malamnya ia habiskan untuk menulis blog. Weekend dihabiskan untuk mencari inspirasi tattoo terbaru dan mengikuti kerja sosial menjadi motivator untuk anak kuliah yang hamil. Impian terbesarnya adalah menikah, punya anak, dan buka tattoo shop sendiri. Gosipnya sekarang dia pacaran dengan Harold, si tattoo artist di Jazz is Sucks.

Ahhh,, akhirnya aku putuskan untuk bikin tattoo di pundak. Gambar kupu-kupu kawin, seperti saran Daphne.

Monday, April 20, 2009

Red Haired and Freckles!

Heeeeyyy I gotcha!! Love you all, next supermodels!! Akhirnya gue dapet juga calon model rambut merah dan punya freckles buat Madrid Fashion Week this lovely summer!! Gue udah dapet-gak tanggung-tanggung-153 cewek potensial. Gue tinggal kirimin CV mereka ke agensi gue dan 20 dari mereka akan jadi cewek yang beruntung bisa tampil di Madrid Fashion Week. Bagi yang gak kepilih mereka gak perlu kecewa, mereka masih bisa berkarir di agensi gue, tapi jelas bukan buat MFW nanti, entahlah mungkin pemotretan wallpaper lumayan juga kan :D

Oh ya, kenapa sih gue harus jauh-jauh ke New York buat cari si rambut merah dan freckles? Yah agensi gue emang mau cari cewek yang sense of big city nya kerasa. Kalo cuma sekadar cewek Coruna, hmmm gimana ya, gak sufficient gitu loh! Mereka itu masih ada udiknya dikit-dikit. Kalo New York, helloooo adakah cewek udik di sana? New Yorkers pasti punya sense of uptown girl, cosmpolitan, sexy, and fast! Yeah, fast! My boss loves the way the New Yorkers walk. They have their way!

Here are the 20 next supermodels!! :

1. Serene Robertson
2. Kylie Charleston
3. Yvonne Lee-Jones
4. Gwen Marchion
5. Taranee Jackson
6. Sonja Heinze
7. Crystal Laurent
8. Magenta Woodward
9. Ophelia Boyum
10. Katherine Quay
11. Desiree Duncan
12. Lisa Snowman
13. Patricia Larsson
14. Kiera Dyer
15. Winona Smith
16. Valerina Vessels
17. Fionna Brown
18. ZsaZsa Lafayette
19. Jessica Richardson
20. Mary Ann Downer

well, models, have you read this? yeah, i alreade asked you to see my blog if whether you're accepted or not. well, congratz if you got it, don't blame if you loose it. opportunity still comes alive!! don't just stare, move on!

to 20 girls that i mentioned above please confirm me at vayavalenciamorino@yahoo.com

Fractal Arts

Dugem siang-siang? Kenapa enggak? Kemarin siang gue diajak ke Fractal Arts di Midtown Manhattan sama Callista Ignacio dan teman hidupnya Margaret Duncan. Cally and Maggy really really crazy! Mereka bahkan udah mabuk vodka sebelum sampe Fractal Arts. Gue sih masih fresh karena baru mampir dari salon di Harlem. Gue volumizing rambut gue yang udah jadul, dikasih highlight ungu dikit sama sedikit efek dramatis di poni gue. Salon Harlem emang top!

Lupa cerita deh, gue sekarang lagi di New York boo, gue ada urusan kantor. Gue ditugasi cari model potensial buat Madrid Fashion Week this summer. Misi khusus gue, cari model yang punya rambut merah dan punya freckles. Perawan ato enggak, pinter ato enggak, gue gak peduli, yang penting rambut merah dan freckles!

Dasar kuping panjang si Cally sama Molly tau aja kalo gue mau ke New York. Gue kaget banget pas mereka nodong gue di JFK dan bawa kertas manila besar tulisannya "Will You Marry Me, Vaya?" Oh God! Gue malu abis sama tingkah dua lesbian edan ini. Tapi gak papalah setidaknya gue ditraktir fish chips yang super enak, trus sama-sama minum diet coke di Times Square.

Tiba-tiba mereka ngeloyor ke supermarket beli 3 botol vodka. Mau mereka 1 botol buat Cally, 1 botol buat Maggy, dan 1 botol buat gue. Tapi gue udah kekenyangan fish chips sama diet coke, akhirnya mereka masing-masih minum 1 setengah botol. Gue cuma ngeliatin mereka sambil baca New York Times yang jelas udah basi kesiangan.

Tiba-tiba gue diseret ke Fractal Arts. Gila! Homo semua di sana! Gue berasa alone di Fractal Arts. Tapi Cally sama Maggy sepertinya tau isi hati gue, mereka langsung ngajak gue gila-gilaan. Seinget gue, gue cuma minum cocktail sherry plus strawberry. Trus gue lupa kelanjutannya eh tiba-tiba gue udah di hotel. Aaaah siang yang aneh.

My Super ex-Boyfriends

Berikut ini nama-nama mantan gue:

William Gary Harris, biasa gue panggil Willy Wonka. Dia tiga bulan lebih muda dari gue. Dia pacar pertama gue yang cakep abis. Dia pinter main piano sama tenis meja. Dia paling suka liatin gue makan coklat, entah kenapa. Kita putus setelah 3 hari gara-gara ditentang orang tua. Maklum waktu itu kita masih sama-sama tercatat sebagai murid di Flowering Dodgewood Pre-school. Sekarang dia kerja sebagai tukang ledeng di New York. Punya istri yang cantik namanya Suzy, cewek turunan Skotlandia-Wales-Amerika.
Sebastian Fierce Harris, biasa gue panggil Seb. Dia kakaknya Willy Wonka. Dua tahun lebih tua dari gue. Orangnya gendut luar biasa. Kita pacaran seminggu setelah gue putus sama Willy Wonka. Bodohnya gue waktu itu mau sama tukang makan nomer satu ini. Untungnya hubungan gue sama dia cuma bertahan seminggu. Gue gak tahan makanan gue dihabisin terus sama dia. Sekarang dia kurus lho. Kerja jadi pemadam kebakaran di Jacksonville. Punya istri yang jago jahit-menjahit, Florence.
Albert Crouch, biasa gue panggil Einstein saking pinternya dia main basket. Dia 9 tahun lebih tua dari gue. Setelah gue putus dari Seb, gue baru pacaran pas umur 10 tahun. Bener-bener jauh sekali jarak gue sama Einstein, apalagi waktu itu gue udah di Indonesia. Jadinya long distance deh. Gue putus gara-gara ternyata gue ditinggal tunangan sama ceweknya yang kerja jadi bartender, Molly Sue. Gue pernah ketemu sama Molly Sue di Miami baru-baru ini. Sekarang dia udah tante-tante dan hamil 9 bulan. Cheers for Molly Sue!
Andhika Kumala, biasa dipanggil Andik. Pacar gue yang paling pendek. Dia orang berengsek. Gue pacaran sama dia pas umu 11 dan dia umur 17. Gue baru tau setelah 7 bulan pacaran kalo dia make bong! Pantesan dia aneh, bau, ngelantur, gila. Sekarang gak tau dia ke mana. Kabarnya sih dia kabur ke Pulau Karimun Jawa. Ah sudah biarin!
Matthew Dickinson, orang Australia. Gue ketemu dia di Lombok. Gue pacaran sama dia pas umur 13. Umur kita sama. Dia baik dan nice banget, setia banget walau harus pacaran jarak jauh Jakarta-Adelaide. Mirip Kambing Jantan ya. Kita pacaran cukup lama, 1,5 tahun. Tapi akhirnya putus gara-gara dia memutuskan untuk konsentrasi di studinya. Dia pengen banget masuk Australia National University jurusan Neurology. Berkat dialah gue bercita-cita jadi dokter saraf sampe sekarang. Matthew sekarang jadi dokter di Canberra. Denger-denger udah punya tunangan namanya Michelle Perkins, instruktur aerobik.
Karl-Heinz Schmidt, orang Leipzig. Gue ketemu dia pas liburan di Jerman. Putus dari Matthew bikin gue depresi berat. Gue sayang banget sama Matthew. Lama banget gue ngejomblo. Sampe akhirnya pas umur 17 gue nemu nih cowok ganteng. Dia 3 tahun lebih tua. Dia kerja jadi guide di Leipzig. Gue ditraktir waffle abis-abisan. Gue langsung jatuh cinta. Karl bisa ngasih gue apa aja. Gue kenal dugem juga dari dia. Sampe suatu haru gue denger kabar kalo dia kena hepatitis. Karena telat sadarnya, dia meninggal. Gue bener-bener pengen bunuh diri waktu itu. Untung ada keluarga gue yang selalu support gue, akhirnya gue hidup sampe sekarang.
Hiro Kawaguchi, orang Hokkaido. Dia anak diplomat di Jakarta. Gue ketemu dia waktu sekolah gue tanding bridge sama JIS. Hiro si super cute evil. Pas itu gue umur 18 dan dia umur 16. Gara-gara dia gue jadi benci setengah mati sama brondong. Mereka cuma anak kecil bau bawang. Gue benci!! Ternyata dia jadiin gue yang ketiga. Gue masih inget nama-nama ceweknya, Noriko Komatsu sama Elena. Noriko itu sepupunya sendiri. Kalo Elena itu temen MySpacenya, orang Yunani, ih tauk ah!!
Alfredo Galliano, orang Coruna asli. Gue gak mau bahas dia. Capek. Dia ternyata hobi menghamili orang. Udah 3 cewek!! Inez, Jacqueline, Holly, kasian banget sih kalian!!

Magnetic Revolution

Gue adalah kolektor sejati magnet kulkas. Magnet kulkas favorit gue adalah magnet kulkas yang gue beli di garage sale keluarga Wilkinson di Miami. Bentuknya lucu. Sebenernya lebih mirip alien. Magnet itu aku namain Lizzy, named after Elizabeth Wilkinson, si nyonya Wilkinson yang hobinya makan brokoli campur kaviar. Keluarga Wilkinson terdiri dari Sam Wilkinson, seorang lelaki kekar tempaan tanah pertanian Alabama. Dia sekarang kerja sebagai supervisor perusahaan jagal setempat, Miami Meat. Elizabeth Wilkinson, nama aslinya Elizabeth Grace Miller, biasa dipanggil Lizzy atau Sunshine Lizzy. Dia seorang dosen bahasa Slovak. Ahli pembuat cookies nomer satu. Anak-anaknya so nice, ada Liam Wilkinson si tukang utak-atik komputer, Alastair Wilkinson si tukang bersih-bersih, dan Charlene Wilkinson si wanita gagah perkasa. Mereka tinggal di seashore of Miami Beach. Cool!! I love their brownish skin!! Sexy!!

Ah balik lagi ke magnet kulkas. Si magnet alien dari Wilkinson tadi gue namain Lizzy. Gue juga punya magnet bentuk anjing namanya Tobias. Tuh magnet udah hancur gara-gara gue gak suka anjing. Ada magnet bentuk bunga lily casablanca yang gue namain Montage. Ada juga Pereques bentuk radio, Michiko bentuk bunga sakura, Barisphere bentuk awan, Molly bentuk keranjang sampah, Triumph bentuk duit 1 dollar, Gastropoddy bentuk siput air, Wolla bentuk cacing tanah, Nutty Dutty bentuk pisang, Erika bentuk pistol AK-47, Liliana bentuk kucing yorkshire, Velvet bentuk kerang, Horray bentuk balon udara, Bootilicious bentuk botol susu, Hareem bentuk hati, Louvre bentuk penyu bertelur, Saskia bentuk udang bongkok, dan tentu saja Alfredo bentuk muka mantan pacar gue yang bangsat berengsek menghamili sepupunya sendiri!!