Tuesday, April 21, 2009

Jazz is Sucks

Gue diajak Daphne O'Brien buat bikin tattoo.. aiyayaiyai.. agak takut juga gue sih. Gue maunya tattoo gambar mantan gue Alfredo trus dikasi tanduk setan di kepalanya (siapa yang tega menghamili sepupu sendiri kalo bukan setan namanya). Ah tapi little bunny sweety Daphne menyarankan gue untuk bikin tattoo kupu-kupu kawin. Haha,, gokil juga si Daphne!!

Daphne yang udah punya 10 tattoo di tubuhnya, 1 teratai di tengkuk, 1 bintang di balik telinga kiri, 1 bulan di balik telinga kanan, 1 burung kolibri di lengan kiri, 1 Obama di lengan kanan, 1 bendera Amerika di dada kiri, 1 tulisan "I'm a Sinner" di leher kanan, 1 mawar di punggung kiri, 1 tulisan "Fertile Here" di atas selangkangan, 1 flamingo di atas mata kaki kanan. Dia ngajakin gue buat nemenin dia nambah 1 tattoo lagi di Jazz is Sucks Tattoo Artist, Brooklyn. Dia mau nambah tulisan "Henry & Rachael : Ever After" di tangan kiri.

"My mom and dad will celebrate their golden age of marriage, :D"

Okeoke gue kasi tau profil Daphne Marilyn O'Brien :

Lahir di Boston, Massachussetts 27 tahun yang lalu. Anak ke 7 dari 7 bersaudara. Ayahnya bernama Henry O'Brien, seorang dosen matematika statistik di MIT dan Rachael O'Brien, seorang florist di "Blooming Rachael". Kakak-kakak Daphne antara lain Theresa dan Theodora (kembar), Raphael, Meredith, Helen, serta Martin. Mereka punya anjing-anjing doberman yang sangat setia dan beranak-pinak, antara lain Itchy, Felix, Trix, Chalk, Cola, Mole, dan Waltz.

Daphne lulus dari SMA setempat dan memutuskan kuliah di Harvard School of Law. Tapi ia DO gara-gara hamil buah cinta sama pacarnya, Oliver Scout. Ia memutuskan untuk menikah dari pada kuliah. Ia melahirkan Marc, anak semata-wayangnya. Tapi sayang sekali Marc meninggal ketika baru terlahir 3 bulan di bumi karena jantung lemah. Setahun pernikahan Oliver dan Daphne bercerai.

Setelah bercerai Daphne yang dulunya anak baik-baik kini makin menjadi-jadi. Ia bekerja menjadi penari striptease. Tidak kapok hamil di luar nikah ia makin suka gonta-ganti pasangan. Akhirnya ia hamil lagi tanpa tahu dihamili siapa saking banyaknya. Ia memutuskan aborsi. Lalu ia hamil lagi, aborsi lagi. Sampai 4 kali ia begitu hingga suatu hari ia sangat pucat. Diperiksa dokter ia telah exhausted, kelelahan amat sangat. Gue ketemu Daphne pas dirawat di rumah sakit pas gue mau jenguk temen gue Maggy. Ia menangis terus karena dihantui rasa bersalah karena sering aborsi. Gue hibur dia dan gue kasi teh anget. Dia bilang pengen tobat. Pas gue ketemu dia tattoonya emang udah bejibun. Dan parahnya Daphne kecanduan tattoo setelah aborsinya yang ketiga.

Kini Daphne melanjutkan lagi kuliahnya yang sempat terputus di University of New York dan bekerja part time di salah satu law firm. Malamnya ia habiskan untuk menulis blog. Weekend dihabiskan untuk mencari inspirasi tattoo terbaru dan mengikuti kerja sosial menjadi motivator untuk anak kuliah yang hamil. Impian terbesarnya adalah menikah, punya anak, dan buka tattoo shop sendiri. Gosipnya sekarang dia pacaran dengan Harold, si tattoo artist di Jazz is Sucks.

Ahhh,, akhirnya aku putuskan untuk bikin tattoo di pundak. Gambar kupu-kupu kawin, seperti saran Daphne.

No comments:

Post a Comment